Selasa, 19 Februari 2008

Kiat Memulai Usaha


1. START WITH A DREAM

Mulailah dengan sebuah mimpi. Semua bermula dari sebuah mimpi dan

yakinkan akan produk yang akan kita tawarkan. A dream is where it all

started : Pemimpilah yang selalu menciptakan dan membuat sebuah

terobosan dalam produk, cara pelayanan, jasa, ataupun ide yang dapat

dijual dengan sukses. Mereka tidak mengenal batas dan keterikatan, tak

mengenal kata “tidak bisa” ataupun “tidak mungkin”.

2. LOVE THE PRODUCTS OR SERVICES

Cintailah Produk Anda. Kecintaan akan produk kita akan memberikan

sebuah keyakinan pada pelanggan kita dan membuat kerja keras terasa

ringan. Membuat kita mampu melewati masa-masa sulit. Enthusiastism and

Persistence : Antusiasme dan keuletan sebagai pertanda cinta dan

keyakinan akan menjadi tulang punggung keberhasilan sebuah usaha yang

baru.

3. LEARN THE BASICS OF BUSINESS

Pelajarilah fundamental business. BEYOND THE “BUY LOW, SELL HIGH,

PAY LATE, COLLECT EARLY”: Tidak akan ada sukses tanpa ada sebuah

pengetahuan dasar untuk business yang baik, belajar sambil bekerja, turut

kerja dahulu selama 1-2 tahun untuk dapat mempelajari dasar-dasar usaha

akan membantu kita untuk maju dengan lebih baik. Carilah Guru yang baik.

4. WILLING TO TAKE CALCULATED RISKS

Ambillah resiko. The Gaint that u will be able to achieve is directly

proportional to the risk taken : Berani mengambil resiko yang diperhitungkan

merupakan kunci awal dalam dunia usaha, karena hasil yang akan dicapai

akan proporsional terhadap resiko yang akan diambil. Sebuah resiko yang

diperhitungkan dengan baik-baik akan lebih banyak memberikan

kemungkinan berhasil. Dan inilah faktor penentu yang membedakan

“entrepreneur” dengan “manager”. Entrepreneur akan lebih dibutuhkan pada

--

tahap awal pengembangan perusahaan, dan manager dibutuhkan akan

mengatur perusahaan yang telah maju.

5. SEEK ADVICE, BUT FOLLOW YOUR BELIEF

Carilah nasehat dari pakarnya, tapi ikuti kata-kata kita. Consult Consultants,

ask the experts, but follow your hearts. Entrepreneur selalu mencari nasehat

www.fastpdf.com dari berbagai pihak tapi keputusan akhir selalu ada ditangannya dan dapat

diputuskan dengan indera ke enam-nya. Komunikasi yang baik dan

kepiawaian menjual. Pada fase awal sebuah usaha, kepiawaian menjual

merupakan kunci suksesnya. Dan kemampuan untuk memahami dan

menguasai hubungan dengan pelanggan akan membantu mengembangkan

usaha pada fase itu.

6. WORK HARD, 7 DAY A WEEK, 18 HOURS A DAY

Kerja keras. Etos kerja keras sering dianggap sebagai mimpi kuno dan

seharusnya diganti, tapi hard-work and smart-work tidaklah dapat

dipisahkan lagi sekarang. Hampir semua successful start-up butuh

workaholics. Entrepreneur sejati tidak pernah lepas dari kerjanya, pada saat

tidurpun otaknya bekerja dan berpikir akan bussinessnya. Melamunkan dan

memimpikan kerjanya.


7. MAKE FRIENDS AS MUCH AS POSSIBLE

Bertemanlah sebanyak banyaknya. Pada harga dan kwalitas yang sama

orang membeli dari temannya, pada harga yang sedikit mahal, orang akan

tetap membeli dari teman. Teman akan membantu mengembangkan usaha

kita, memberi nasehat, membantu menolong pada masa sulit.

8. DEAL WITH FAILURES

Hadapi kegagalan. Kegagalan merupakan sebuah vitamin untuk

menguatkan dan mempertajam intuisi dan kemampuan kita berwirausaha,

selama kegagalan itu tidak “mematikan”. Setiap usaha selalu akan

mempunyai resiko kegagalan dan bila mana itu sampai terjadi, bersiaplah

dan hadapilah !

9. JUST DO IT, NOW!

Lakukanlah sekarang juga. Bila anda telah siap, lakukanlah sekarang juga.

Manager selalu melakukan READY-AIM-SHOOT, tetapi entrepreneur sejati

akan melakukan READY-SHOOT-AIM ! Putuskan dan kerjakan sekarang,

karena besok bukanlah milik kita.

Kunci Sukses Usaha

William A. Ward pernah berkata, "Ada empat langkah mencapai sukses,

yakni perencanaan yang tepat, persiapan yang matang, pelaksanaan yang baik,

dan tidak mudah menyerah." Gunakan falsafah Ward ini agar sukses.

Perinciannya sebagai berikut :

• Ikuti perkembangan jaman

Bergabunglah dalam organisasi yang berkaitan dengan bisnis Anda. Banyak

membaca dan gali informasi sebanyak mungkin. Internet akan banyak

membantu Anda.

• Buat rencana keuangan

Catat semua pemasukan dan pengeluaran setiap harinya. Buat target

--

jangka pendek dan jangka panjang. Jangan pernah menyerahkan kondisi

keuangan pada nasib. Perhitungkan dengan matang.

• Perkirakan aliran uang tunai

Anda harus bisa memperkirakan aliran uang tunai, paling tidak tiga bulan ke

depan. Jangan membuat anggarkan pengeluaran yang lebih besar dari itu.

www.fastpdf.com

• Bentuk dewan penasehat atau cari tenaga ahli, untuk memberi ide, saran

atau kritik terhadap Anda dan produk yang ditawarkan

Mereka bisa berupa teman-teman atau anggota keluarga yang dipercaya.

• Jaga keseimbangan antara kerja, santai, dan keluarga

Tak perlu ngoyo, karena sesuatu yang dikerjakan dengan ngoyo, hasilnya

tak akan maksimal. Lagi pula, badan dan otak butuh istirahat.

• Kembangkan jaringan (network)

Tak ada salahnya berkenalan dan bergaul dengan orang-orang yang

berhubungan atau bisa mendukung bisnis Anda. Siapa tahu ada ide yang

bisa digali.

• Disiplin/motivasi

Aspek terberat dalam menjalankan usaha sendiri adalah disiplin atau

motivasi untuk bekerja secara teratur. Untuk mengatasinya, buatlah daftar


apa saja yang harus dikerjakan hari ini dan esok. Tentukan target yang

harus dicapai dalam minggu ini.

• Selalu waspada dan siap

Rajin-rajin melakukan evaluasi terhadap pasar, produk dan sistem

pemasaran. Kalau perlu, ubah cara kerja agar lebih efisien. Perbaiki cara

pemasaran atau kualitas produk.

• Cintai pekerjaan Anda

Bagaimana akan sukses, jika Anda tak punya “sense of belongin” pada

pekerjaan dan produk yang dihasilkan. Cintai pekerjaan dan produksi sendiri,

dan uang akan mengikuti Anda.

• Jangan mudah menyerah

Para pengusaha sukses pun pernah mengalami kegagalan. Jika ingin cepat

berhasil, segeralah bangkit dan belajar dari kegagalan. Jangan bersedih

terlalu lama, apalagi menyerah.

Strategi Meraih Kemenangan

Apakah Anda selalu menganggap diri sendiri sebagai seorang

pecundang ? Cara mengatasinya, belajarlah menjadi pemenang seperti impian

Anda. Jika Anda punya kekuatan untuk menang, Anda dapat mencapai karir

dan mimpi-mimpi Anda selama ini. Berikut tipsnya :

a. Kekuatan untuk menang berasal dari pikiran Anda sendiri

Teddy Roosevelt, mantan presiden AS, berujar, “Seluruh sumber daya yang

kita perlukan ada dipikiran.” Anda telah memiliki segala yang diperlukan

untuk jadi seorang pemenang.

b. Yakinlah pada diri Anda

Tanpa kegagalan, Anda harus yakin bahwa Anda dapat mencapai tujuan

dalam hidup ini. Jika tak yakin memilikinya, maka Anda tidak akan

mencapainya.

--

c. Ketahuilah sesuatu yang membuat Anda bahagia

Jika Anda adalah orang yang senang berada di tengah orang banyak

sementara Anda bekerja di sebuah gudang penyimpanan, silahkan Anda

memikirkan kembali pilihan karir Anda.

d. Evaluasi talenta Anda dengan jujur

www.fastpdf.com Jika Anda tidak tahu kekuatan dan hal-hal apa saja yang perlu ditingkatkan,

Anda mungkin saja salah menilai pekerjaan yang tepat untuk Anda. Mungkin

saja Anda yakin memiliki kemampuan untuk melayani konsumen dengan

baik, tapi bos dan mitra kerja menilai Anda butuh berlatih lagi.

e. Jangan biarkan latar belakang menentukan masa depan Anda

Jika pengalaman kerja Anda tidak terlalu mulus, jangan biarkan hal ini

mempengaruhi prospek karir Anda. Bila Anda telah memiliki tujuan, fokuslah

pada hal ini. Jangan terpaku pada sindroma “saya ini orang malang” jika

tidak berhasil mencapai sukses.

f. Ikuti teknik visualisasi cepat ini : gambarkan diri Anda tengah berlari dengan

tim sepak bola

Bayangkan gawang adalah tujuan karir atau keinginan pribadi Anda.

Bayangkan pula diri Anda yang berhasil menggolkan bola ke gawang lawan.


g. Kekuatan untuk menang adalah di tangan Anda

Tidak ada seorang pun yang dapat menyerahkan kesuksesan itu pada Anda.

Andalah yang harus mewujudkan itu. Melakukan sesuatu adalah satu-

satunya cara untuk mencapai tujuan.

Tipe Wirausaha

Menjadi wirausahawan mandiri

Untuk menjadi seorang wirausahawan mandiri, berbagai jenis modal mesti

dimiliki. Ada 3 jenis modal utama yang menjadi syarat :

• Sumber daya internal, yang merupakan bagian dari pribadi calon

wirausahawan misalnya kepintaran, ketrampilan, kemampuan

menganalisa dan menghitung risiko, keberanian atau visi jauh ke depan.

• Sumber daya eksternal, misalnya uang yang cukup untuk membiayai

modal usaha dan modal kerja, social network dan jalur demand/supply,

dan lain sebagainya.

• Faktor X, misalnya kesempatan dan keberuntungan. Seorang calon

usahawan harus menghitung dengan seksama apakah ke-3 sumber

daya ini ia miliki sebagai modal. Jika faktor-faktor itu dimilikinya, maka ia

akan merasa optimis dan keputusan untuk membuat mimpi itu menjadi

tunas-tunas kenyataan sebagai wirausahawan mandiri boleh mulai

dipertimbangkan. Mencari mitra dengan “mimpi” serupa

Jika 1 atau 2 jenis sumber daya tidak dimiliki, seorang calon wirausahawan

bisa mencari partner/rekanan untuk membuat mimpi-mimpi itu jadi

kenyataan. Rekanan yang ideal adalah rekanan yang memiliki sumber daya

yang tidak dimilikinya sendiri sehingga ada keseimbangan “modal/sumber

daya” di antara mereka. Umumnya kerabat dan teman dekatlah yang

-- dijadikan prospective partner yang utama sebelum mempertimbangkan

pihak lainnya, seperti beberapa jenis institusi finansial diantaranya bank.

Pilihan jenis mitra memiliki resiko tersendiri. Resiko terbesar yang harus

dihadapi ketika berpartner dengan teman dekat adalah dipertaruhkannya

persahabatan demi bisnis. Tidak sedikit keputusan bisnis mesti dibuat

dengan profesionalisme tinggi dan menyebabkan persahabatan menjadi

www.fastpdf.com

retak atau bahkan rusak. Jenis mitra bisnis lainnya adalah anggota keluarga,

risiko yang dihadapi tidak banyak berbeda dengan teman dekat. Namun,

bukan berarti bermitra dengan mereka tidak dapat dilakukan. Satu hal yang

penting adalah memperhitungkan dan membicarakan semua risiko secara

terbuka sebelum kerjasama bisnis dimulai sehingga jika konflik tidak dapat

dihindarkan, maka sudah terbayang bagaimana cara menyelesaikannya

sejak dini sebelum merusak bisnis itu sendiri.

Mitra bisnis lain yang lebih netral adalah bank atau institusi keuangan

lainnya terutama jika modal menjadi masalah utama. Pinjaman pada bank

dinilai lebih aman karena bank bisa membantu kita melihat secara makro

apakah bisnis kita itu akan mengalami hambatan. Bank yang baik wajib

melakukan inspeksi dan memeriksa studi kelayakan (feasibility study) yang


kita ajukan. Penolakan dari bank dengan alasan “tidak feasible” bisa

merupakan feedback yang baik, apalagi jika kita bisa mendiskusikan dengan

bagian kredit bank mengenai elemen apa saja yang dinilai “tidak

feasible”. Bank juga bisa membantu kita untuk memantau kegiatan usaha

setiap tahun dan jika memang ada kesulitan di dalam perusahaan, bank

akan mempertimbangkan untuk tidak meneruskan pinjamannya. Ini

merupakan “warning” dan kontrol yang bisa menyadarkan kita untuk segera

berbenah. Wirausahawan yang “memaksakan” bank untuk memberi

pinjaman tanpa studi kelayakan yang obyektif dan benar akhirnya sering

mengalami masalah yang lebih parah. Agunan (jaminan) disita, perusahaan

tidak jalan, dan hilanglah harapan untuk membuat mimpi indah menjadi

kenyataan. Kejadian seperti ini sudah sangat sering terjadi, dalam skala

kecil maupun skala nasional. Pinjaman seringkali melanggar perhitungan

normal yang semestinya diterapkan oleh bank sehingga ketika situasi

ekonomi tidak mendukung, sendi perekonomian mikro dan makro pun turut

terbawa jatuh. Menjual mimpi itu kepada wirausahawan lain (pemilik modal)

Jika teman atau kerabat yang bisa diajak bekerjasama tidak tersedia (entah

karena kita lebih menghargai hubungan kekerabatan atau persahabatan

atau karena memang mereka tidak dalam posisi untuk membantu) dan tidak

ada agunan yang bisa dijadikan jaminan untuk memulai usaha anda, ada

cara lain yang lebih drastis, yaitu menjual ide atau mimpi indah itu kepada

pemilik modal. Kesepakatan mengenai bagaimana bentuk kerjasama bisa

dilakukan antara si pemilik modal dan penjual ide. Bisa saja pemilik modal

yang memodali dan penjual ide yang menjalankan usaha itu, bisa juga

penjual ide hanya menjual idenya dan tidak lagi terlibat dalam usaha

itu. Jalan ini biasanya diambil sesudah cara lainnya tidak lagi

memungkinkan sedangkan ide yang kita miliki memang sangat layak

diperhitungkan.

Ketiga cara di atas selayaknya dipikirkan sebelum seseorang mengambil

--

keputusan untuk menjadi wirausahawan. Tanpa pemikiran mendalam,

pengalaman pahit akan menjadi makanan kita. Banyak usaha yang akhirnya

gulung tikar sebelum berkembang. Contohnya, pada tahun 1998, penduduk

Jakarta tentu masih ingat akan trend “kafe tenda” sebagai reaksi atas

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang saat itu banyak terjadi. Tiba-tiba

www.fastpdf.com saja banyak mantan karyawan perusahaan beralih profesi menjadi

wirausahawan. Bahkan usaha tersebut ramai-ramai diikuti oleh pula oleh

para selebritis. Trend ini tidak mampu bertahan lama. Banyak “usaha

dadakan” ini terpaksa gulung tikar. Entah kemana para wirausahawan baru

kita ini akhirnya menggantungkan nasibnya sekarang.

Sumber : http://www.depkop.go.id

Rabu, 19 Desember 2007

Renungan

SIAPAKAH ANDA ?


Siapakah orang yang sibuk?
Orang yang sibuk adalah orang yang suka menyepelekan waktu solatnya seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman a.s

Siapakah orang yang manis senyumanya?
Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang ditimpa musibah lalu dia berkata "Inna lillahi wainna illaihi rajiuun." Lalu sambil berkata,"Ya Rabb, Aku redha dengan ketentuanMu ini", sambil mengukir senyuman.

Siapakah orang yang kaya?
Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan tidak lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini.

Siapakah orang yang miskin?
Orang yang miskin adalah orang tidak puas dengan nikmat yang ada selalu menumpuk-numpukkan harta.

Siapakah orang yang rugi?
Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melakukan ibadat dan amal-amal kebaikan.

Siapakah orang yang paling cantik?
Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik.

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas?
Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa amal-amal kebaikan di mana kuburnya akan di perluaskan sejauh mata memandang.

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit?
Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikkan lalu kuburnya menghimpitnya.

Siapakah orang yang mempunyai akal?
Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yang menghuni syurga kelak karena telah menggunakan akal sewaktu di dunia untuk menghindari siksa neraka.

Siapakah org yg PELIT ?
Orang yg pelit ialah org yg membiarkan tulisan ini begitu saja, malah dia tidak akan menyampaikan kepada org lain.